BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Peluncuran Program BesTeam (Bestian Sama Yatim) Dompet Dhuafa

Muharram selalu menghadirkan ruang untuk kembali mengingat mereka yang membutuhkan perhatian lebih. Di tengah berbagai aktivitas dan rutinitas yang berjalan seperti biasa, ada anak-anak yang tumbuh dengan cerita yang berbeda. Mereka belajar menghadapi kehilangan sejak usia dini, beradaptasi dengan berbagai keterbatasan, sekaligus menyimpan harapan yang sama seperti anak-anak lainnya : harapan untuk terus belajar, meraih cita-cita, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Aiman Ricky memandu peluncuran Program BesTeam

Gambaran itu terasa dalam peluncuran Program BesTeam (Bestian Sama Yatim) yang digelar Dompet Dhuafa di ANTARA Heritage Centre, Jakarta, Kamis (18/6). Acara yang dipandu oleh Aiman Ricky tersebut diawali dengan pembacaan doa dan sambutan pembuka. Setelah itu, anak-anak yatim penerima manfaat Dompet Dhuafa tampil membacakan puisi dan menyanyikan lagu yang menggambarkan harapan, cita-cita, serta masa depan yang ingin mereka raih.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Anak yatim penerima manfaat Dompet Dhuafa membacakan puisi dalam peluncuran BesTeam

Penampilan tersebut menjadi pembuka yang mengingatkan bahwa setiap anak memiliki mimpi yang layak diperjuangkan, termasuk mereka yang harus tumbuh tanpa kehadiran sosok ayah. Melalui puisi dan lagu yang mereka bawakan, tersirat harapan untuk terus belajar, meraih cita-cita, dan membangun masa depan yang lebih baik. Momen itu sekaligus menjadi pengantar yang selaras dengan semangat BesTeam, yakni menghadirkan dukungan dan pendampingan agar anak-anak yatim memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mewujudkan potensinya.

Peluncuran BesTeam menjadi bagian dari upaya Dompet Dhuafa untuk memperluas dukungan bagi anak-anak yatim di Indonesia. Program ini hadir dengan semangat mengajak masyarakat untuk tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan tumbuh mereka melalui pendampingan yang berkelanjutan.

BesTeam sendiri lahir dari dua makna yang saling melengkapi. "Bestian" menggambarkan sosok sahabat yang hadir dan menemani, sementara "BesTeam" mencerminkan kolaborasi banyak pihak yang bergerak bersama untuk mendukung anak yatim. Melalui konsep tersebut, Dompet Dhuafa ingin mengajak masyarakat menjadi bagian dari ekosistem kepedulian yang lebih luas.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Ekosistem Program BesTeam (Bestian Sama Yatim)

Semangat tersebut berangkat dari kenyataan bahwa masih banyak anak yatim yang menghadapi tantangan dalam mengakses pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang untuk mengembangkan potensi diri. Karena itu, pendampingan yang berkelanjutan menjadi penting agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Bagan Program Bestian Sama Yatim (BesTeam)

Program ini dibangun melalui empat nilai utama, yaitu Best Heart, Best Mind, Best Future, dan Best Impact. Nilai-nilai tersebut kemudian diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan seperti Beasiswa Yatim, Kesehatan Anak Yatim, Yatim Berdaya, Gemilang Anak Indonesia Timur, hingga Bright Generation.

Upaya tersebut bukan hal baru bagi Dompet Dhuafa. Hingga saat ini, berbagai program pemberdayaan yang dijalankan telah menjangkau lebih dari 23.842 anak yatim di berbagai wilayah Indonesia. Sementara itu, 1.239 anak telah menerima dukungan beasiswa pendidikan untuk membantu mereka melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensinya.

Bagi Dompet Dhuafa, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang tersalurkan. Yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak yatim mendapatkan kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungannya.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Rahmad Gustav Kurniawan Lubis berbagi kisah sebagai alumni YES Dompet Dhuafa

Pesan tersebut semakin terasa ketika Rahmad Gustav Kurniawan Lubis, alumni penerima manfaat Youth Ekselensia Scholarship (YES) Dompet Dhuafa, membagikan kisah perjalanannya. Ia menceritakan bagaimana dukungan pendidikan dan pendampingan yang diterimanya membantu membuka peluang yang sebelumnya terasa sulit dijangkau.

Kisah Rahmad menjadi bukti bahwa kesempatan dapat mengubah banyak hal. Ketika seorang anak mendapatkan akses pendidikan, lingkungan yang mendukung, dan orang-orang yang percaya pada potensinya, maka berbagai kemungkinan baik dapat terbuka di hadapannya.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Sesi talkshow bersama Aiman Ricky, Teuku Wisnu, Herdiansyah, dan Elisabeth Driemirda

Dalam kesempatan yang sama, aktor sekaligus public figure Teuku Wisnu mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap keberadaan anak-anak yatim di sekitar mereka. Menurutnya, perhatian dan dukungan yang diberikan hari ini dapat menjadi bekal penting bagi mereka untuk terus melangkah dan percaya pada kemampuan diri sendiri.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Dompet Dhuafa dan Gramedia berkolaborasi melalui program Happy Family Coloring

Peluncuran BesTeam juga dirangkai dengan pengenalan kolaborasi antara Dompet Dhuafa dan Gramedia melalui program Happy Family Coloring bertajuk "Menyebarkan Harapan Melalui Alat Tulis Sekolah ke Seluruh Penjuru Negeri". Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat diajak berpartisipasi dalam mendukung kebutuhan belajar anak-anak yatim dan dhuafa sekaligus menanamkan nilai berbagi dalam lingkungan keluarga.

Menjelang akhir acara, seluruh perhatian tertuju pada prosesi simbolis penyalaan Lentera Harapan. Anak-anak yatim berdiri bersama para narasumber dan mitra yang hadir, menyalakan lentera sebagai simbol cita-cita, semangat, dan harapan yang terus dijaga.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Prosesi simbolis penyalaan Lentera Harapan

Cahaya yang menyala sore itu mungkin hanya berlangsung beberapa menit. Namun maknanya jauh lebih panjang.

  • Bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.
  • Bahwa harapan perlu dijaga bersama.
  • Dan bahwa kepedulian tidak selalu harus hadir dalam bentuk yang besar. Terkadang, kepedulian dimulai dari kesediaan untuk menemani, mendengarkan, dan membuka jalan bagi masa depan yang lebih baik.
Melalui BesTeam, Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk mengambil peran dalam perjalanan tersebut. Menjadi sahabat yang hadir, memberikan dukungan, dan bersama-sama memastikan bahwa harapan anak-anak yatim terus menyala.

- mariberleha -

4 comments:

  1. Didit Prakoso19 June

    Wah menarik juga nih konsep BesTeam yang mengajak masyarakat jadi bagian dari perjalanan mereka, jadi bukan sekadar memberi bantuan aja ya

    ReplyDelete
  2. Nuryati20 June

    Jadi inget masa kecil, kehilangan orang tua ga hanya soal ekonomi ajh yg jadi persoalan tapi yang paling dikangenin tuh sosok yang selalu ada untuk mendengarkan

    ReplyDelete
  3. Dian Herdian20 June

    Semoga program Dompet Dhuafa ini berjalan lancar dan semakin banyak yang merasakan manfaatnya

    ReplyDelete
  4. Neneng Yulia20 June

    Semoga anak-anak yang didampingi bisa meraih masa depan yang lebih baik

    ReplyDelete

Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center Hadir untuk Mendukung Kesehatan Jiwa dan Tumbuh Kembang Anak

Gedung Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center  Perhatian terhadap kesehatan mental anak dan remaja terus meningkat dalam beberap...