Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center Hadir untuk Mendukung Kesehatan Jiwa dan Tumbuh Kembang Anak

Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center Hadir untuk Mendukung Kesehatan Jiwa dan Tumbuh Kembang Anak
Gedung Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center 

Perhatian terhadap kesehatan mental anak dan remaja terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Semakin banyak orang tua yang mulai menyadari pentingnya penanganan sejak dini ketika anak mengalami hambatan perkembangan, kesulitan belajar, perubahan perilaku, maupun masalah kesehatan mental lainnya.

Namun dalam praktiknya, mendapatkan layanan yang sesuai tidak selalu mudah. Banyak keluarga yang harus menjalani proses panjang, mulai dari konsultasi, asesmen, hingga terapi di tempat yang berbeda. Padahal, setiap anak membutuhkan penanganan yang menyeluruh dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhannya.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Yayasan Bina Talenta Tunas Bangsa Karya Mandiri (YBTTBKM) meresmikan Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center pada Sabtu (20/6) di Bekasi. Klinik ini hadir sebagai pusat layanan kesehatan jiwa dan tumbuh kembang yang menyediakan berbagai layanan dalam satu tempat, sehingga pasien dan keluarga dapat memperoleh pendampingan yang lebih terarah.

Acara peresmian turut dihadiri oleh Rini Lestari, S.E., M.H., Sekretaris Camat Mustikajaya, Dudung Abdul Wahid, S.Sos., Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Alimudin, S.Pd.I., M.Si., Anggota DPRD Kota Bekasi, jajaran pimpinan yayasan, tenaga kesehatan, serta berbagai mitra yang selama ini mendukung pengembangan Talenta Center.

Ketua Yayasan Bina Talenta Tunas Bangsa Karya Mandiri, drg. Yaya Aria Santosa, MARS, PhD, mengatakan bahwa kehadiran Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk menghadirkan layanan kesehatan jiwa yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.

“Peresmian klinik ini adalah wujud komitmen kami menghadirkan layanan kesehatan jiwa anak dan remaja yang manusiawi, terpadu, dan berbasis bukti. Kami ingin setiap anak mendapatkan penanganan yang tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga menumbuhkan potensinya,” ujarnya.

Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center Hadir untuk Mendukung Kesehatan Jiwa dan Tumbuh Kembang Anak
drg. Yaya Aria Santosa, MARS, PhD 

Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center melayani berbagai kelompok usia, mulai dari anak, remaja, hingga dewasa. Selain layanan rawat jalan dan rawat inap, tersedia pula layanan tumbuh kembang, psikologi, psikiatri, serta berbagai terapi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center Hadir untuk Mendukung Kesehatan Jiwa dan Tumbuh Kembang Anak
Fasilitas Klinik

Menempati gedung lima lantai, klinik ini didukung oleh tim multidisiplin yang terdiri dari psikiater, psikolog, terapis, dan tenaga kesehatan lainnya. Pendekatan tersebut memungkinkan setiap pasien mendapatkan asesmen dan pendampingan yang lebih menyeluruh.

Selain layanan klinis, Talenta Center juga menghadirkan berbagai teknologi pendukung untuk proses pemeriksaan dan terapi. Beberapa layanan yang tersedia antara lain qEEG atau brain mapping, neurofeedback, repetitive Transcranial Magnetic Stimulation (rTMS), Transcranial Direct Current Stimulation (tDCS), Test of Variables of Attention (TOVA), serta polisomnografi (PSG).

Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center Hadir untuk Mendukung Kesehatan Jiwa dan Tumbuh Kembang Anak
Fasilitas Pemeriksaan

Direktur Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center, Dr. dr. Suzy Yusna Dewi, Sp.KJ(K), MARS, menjelaskan bahwa setiap pasien akan mendapatkan layanan berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan oleh tim profesional dari berbagai bidang.

“Pendekatan kami memadukan asesmen psikiatrik, intervensi psikologis, terapi, dan teknologi neuromodulasi dalam satu rencana layanan yang terukur. Tujuannya adalah penanganan yang presisi, aman, dan sesuai kebutuhan perkembangan setiap pasien,” jelasnya.

Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center Hadir untuk Mendukung Kesehatan Jiwa dan Tumbuh Kembang Anak
Dr. dr. Suzy Yusna Dewi, Sp.KJ(K), MARS

Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center juga menjadi bagian dari ekosistem layanan yang dikembangkan YBTTBKM. Selain layanan kesehatan, yayasan ini juga mengelola Islamic Green School Talenta Center, Talenta Center Daycare, Akademi Talenta Center, BLK Inklusif Talenta Center, Boarding Talenta Center, hingga Talenta Center Bogor.

Melalui keterhubungan berbagai layanan tersebut, anak dan keluarga dapat memperoleh pendampingan yang lebih berkelanjutan. Mulai dari proses deteksi dini, asesmen, terapi, hingga dukungan dalam pendidikan dan pengembangan diri dapat dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing.

Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center Hadir untuk Mendukung Kesehatan Jiwa dan Tumbuh Kembang Anak
Foto bersama usai peresmian Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center

Kehadiran Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan jiwa dan tumbuh kembang dalam satu sistem yang saling terhubung. Dengan dukungan tenaga profesional dan berbagai layanan yang tersedia, Talenta Center ingin membantu lebih banyak anak, remaja, dan keluarga mendapatkan pendampingan yang tepat sesuai kebutuhan mereka.

- mariberleha -

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Peluncuran Program BesTeam (Bestian Sama Yatim) Dompet Dhuafa

Muharram selalu menghadirkan ruang untuk kembali mengingat mereka yang membutuhkan perhatian lebih. Di tengah berbagai aktivitas dan rutinitas yang berjalan seperti biasa, ada anak-anak yang tumbuh dengan cerita yang berbeda. Mereka belajar menghadapi kehilangan sejak usia dini, beradaptasi dengan berbagai keterbatasan, sekaligus menyimpan harapan yang sama seperti anak-anak lainnya : harapan untuk terus belajar, meraih cita-cita, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Aiman Ricky memandu peluncuran Program BesTeam

Gambaran itu terasa dalam peluncuran Program BesTeam (Bestian Sama Yatim) yang digelar Dompet Dhuafa di ANTARA Heritage Centre, Jakarta, Kamis (18/6). Acara yang dipandu oleh Aiman Ricky tersebut diawali dengan pembacaan doa dan sambutan pembuka. Setelah itu, anak-anak yatim penerima manfaat Dompet Dhuafa tampil membacakan puisi dan menyanyikan lagu yang menggambarkan harapan, cita-cita, serta masa depan yang ingin mereka raih.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Anak yatim penerima manfaat Dompet Dhuafa membacakan puisi dalam peluncuran BesTeam

Penampilan tersebut menjadi pembuka yang mengingatkan bahwa setiap anak memiliki mimpi yang layak diperjuangkan, termasuk mereka yang harus tumbuh tanpa kehadiran sosok ayah. Melalui puisi dan lagu yang mereka bawakan, tersirat harapan untuk terus belajar, meraih cita-cita, dan membangun masa depan yang lebih baik. Momen itu sekaligus menjadi pengantar yang selaras dengan semangat BesTeam, yakni menghadirkan dukungan dan pendampingan agar anak-anak yatim memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mewujudkan potensinya.

Peluncuran BesTeam menjadi bagian dari upaya Dompet Dhuafa untuk memperluas dukungan bagi anak-anak yatim di Indonesia. Program ini hadir dengan semangat mengajak masyarakat untuk tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan tumbuh mereka melalui pendampingan yang berkelanjutan.

BesTeam sendiri lahir dari dua makna yang saling melengkapi. "Bestian" menggambarkan sosok sahabat yang hadir dan menemani, sementara "BesTeam" mencerminkan kolaborasi banyak pihak yang bergerak bersama untuk mendukung anak yatim. Melalui konsep tersebut, Dompet Dhuafa ingin mengajak masyarakat menjadi bagian dari ekosistem kepedulian yang lebih luas.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Ekosistem Program BesTeam (Bestian Sama Yatim)

Semangat tersebut berangkat dari kenyataan bahwa masih banyak anak yatim yang menghadapi tantangan dalam mengakses pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang untuk mengembangkan potensi diri. Karena itu, pendampingan yang berkelanjutan menjadi penting agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Bagan Program Bestian Sama Yatim (BesTeam)

Program ini dibangun melalui empat nilai utama, yaitu Best Heart, Best Mind, Best Future, dan Best Impact. Nilai-nilai tersebut kemudian diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan seperti Beasiswa Yatim, Kesehatan Anak Yatim, Yatim Berdaya, Gemilang Anak Indonesia Timur, hingga Bright Generation.

Upaya tersebut bukan hal baru bagi Dompet Dhuafa. Hingga saat ini, berbagai program pemberdayaan yang dijalankan telah menjangkau lebih dari 23.842 anak yatim di berbagai wilayah Indonesia. Sementara itu, 1.239 anak telah menerima dukungan beasiswa pendidikan untuk membantu mereka melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensinya.

Bagi Dompet Dhuafa, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang tersalurkan. Yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak yatim mendapatkan kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungannya.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Rahmad Gustav Kurniawan Lubis berbagi kisah sebagai alumni YES Dompet Dhuafa

Pesan tersebut semakin terasa ketika Rahmad Gustav Kurniawan Lubis, alumni penerima manfaat Youth Ekselensia Scholarship (YES) Dompet Dhuafa, membagikan kisah perjalanannya. Ia menceritakan bagaimana dukungan pendidikan dan pendampingan yang diterimanya membantu membuka peluang yang sebelumnya terasa sulit dijangkau.

Kisah Rahmad menjadi bukti bahwa kesempatan dapat mengubah banyak hal. Ketika seorang anak mendapatkan akses pendidikan, lingkungan yang mendukung, dan orang-orang yang percaya pada potensinya, maka berbagai kemungkinan baik dapat terbuka di hadapannya.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Sesi talkshow bersama Aiman Ricky, Teuku Wisnu, Herdiansyah, dan Elisabeth Driemirda

Dalam kesempatan yang sama, aktor sekaligus public figure Teuku Wisnu mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap keberadaan anak-anak yatim di sekitar mereka. Menurutnya, perhatian dan dukungan yang diberikan hari ini dapat menjadi bekal penting bagi mereka untuk terus melangkah dan percaya pada kemampuan diri sendiri.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Dompet Dhuafa dan Gramedia berkolaborasi melalui program Happy Family Coloring

Peluncuran BesTeam juga dirangkai dengan pengenalan kolaborasi antara Dompet Dhuafa dan Gramedia melalui program Happy Family Coloring bertajuk "Menyebarkan Harapan Melalui Alat Tulis Sekolah ke Seluruh Penjuru Negeri". Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat diajak berpartisipasi dalam mendukung kebutuhan belajar anak-anak yatim dan dhuafa sekaligus menanamkan nilai berbagi dalam lingkungan keluarga.

Menjelang akhir acara, seluruh perhatian tertuju pada prosesi simbolis penyalaan Lentera Harapan. Anak-anak yatim berdiri bersama para narasumber dan mitra yang hadir, menyalakan lentera sebagai simbol cita-cita, semangat, dan harapan yang terus dijaga.

BesTeam, Ketika Kepedulian Tidak Berhenti pada Bantuan
Prosesi simbolis penyalaan Lentera Harapan

Cahaya yang menyala sore itu mungkin hanya berlangsung beberapa menit. Namun maknanya jauh lebih panjang.

  • Bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.
  • Bahwa harapan perlu dijaga bersama.
  • Dan bahwa kepedulian tidak selalu harus hadir dalam bentuk yang besar. Terkadang, kepedulian dimulai dari kesediaan untuk menemani, mendengarkan, dan membuka jalan bagi masa depan yang lebih baik.
Melalui BesTeam, Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk mengambil peran dalam perjalanan tersebut. Menjadi sahabat yang hadir, memberikan dukungan, dan bersama-sama memastikan bahwa harapan anak-anak yatim terus menyala.

- mariberleha -

Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center Hadir untuk Mendukung Kesehatan Jiwa dan Tumbuh Kembang Anak

Gedung Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center  Perhatian terhadap kesehatan mental anak dan remaja terus meningkat dalam beberap...