Kuliner Solo yang Wajib di Coba

Melihat tayangan di televisi tentang Kota Solo, emak teringat vlog Nex Carlos dan Ria Sw edisi Kota Solo. Mereka mereview kuliner andalan Kota Solo yang membuat emak kepengen icip-icip kuliner Solo. Kota Solo atau dengan sebutan lain Kota Surakarta ini adalah kota kelahiran Pak Jokowi, bapak presiden Republik Indonesia.

Sudah lama emak ingin mengunjungi Kota Solo, apalagi setiap melihat  kuliner Solo yang selalu berseliweran di instagram bikin emak menelan ludah. Untungnya emak lagi ga ngidam, coba kalau sedang ngidam bisa ngeces deh bayi emak. Pernah sih ke Solo tapi hanya transit saja di stasiun Balapan - Solo. Ketika dari Semarang menuju Jogja emak naik kereta api Kalijaga sampai Solo dan lanjut kereta api Pramex menuju Jogja, jadinya nggak bisa keliling Solo kan.


Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Pasar Gede Hardjonagoro

Alhamdulillah, kali ini emak kesampaian juga nih explore beberapa wisata kuliner yang sudah familiar di Solo. Yuk kepoin kuliner apa saja yang emak icip-icip di Kota Solo ini ;


1. Es Dawet Telasih Bu Dermi

Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Pasar Gede Hardjonagoro

Es Dawet ini berada di dalam Pasar Gede Hardjonagoro. Dan sudah melegenda, konon sudah ada sejak tahun 1930. Sekarang diteruskan oleh generasi ketiga dia adalah Rut Tulus Subekti, yang biasa disapa Bu Utit.

Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Es Dawet Telasih Bu Dermi

Dengan merogoh kocek Rp 10.000,-  emak sudah bisa mencicipi es dawet legendaris ini. Satu mangkuk es dawet berisikan cendol/dawet, telasih (biji bunga kemangi), ketan hitam, tape, bubur sumsum, santan dan ditambahkan es batu. Buka mulai jam 08.00 sampai jam 15.00wib. Tempatnya ramai sekali, tadi emak juga ikutan antri. Dan jangan harap bisa duduk manis karena warungnya sempit dan uyel-uyelan jadi minum es dawetnya sambil berdiri. Ohhh ya Pak Jokowi juga sering minum es dawet telasih Bu Dermi ini lohhh ketika beliau masih menjabat sebagai Walikota Solo.


2. Sate Kambing Pak Manto

Sate Kambing Pak Manto terletak di Jl. Honggowongso No. 36, Sriwedari - Laweyan - Kota Surakarta. Buka mulai jam 06.30 hingga jam 19.00wib.
Warung sate ini sudah berdiri sejak tahun 1990. Selain Sate Kambing banyak menu yang menggoda selera seperti Tengkleng Rica, Tongseng, Gulai Kambing dan Sate Buntel. Disini emak memilih menu Tongseng dan Sate Buntel.

Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Warung Sate Kambing "Pak Manto"

Tempatnya lumayan nyaman tetapi agak panas karena banyak pengunjung yang datang. Makanannya juga termasuk lama, apalagi Sate Buntel nya mungkin karena proses pembuatannya jadi  emak harus nunggu lama.

Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Tongseng Kambing "Pak Manto"

Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Sate Buntel "Pak Manto"

Harga untuk Sate Buntel Rp 45.000,- /porsi, Tongseng Rp 40.000,-/porsi dan Tengkleng Rica Rp 50.000,-/porsi.
Semua dalam porsi yang sangat besar, sehingga emak bisa makan bersama anak dan suami. Emak baru pertama kali makan Sate Buntel ya di sini, rasanya uenak polll dan enggak berbau prengus. Pokoknya soal rasa enggak ada obatnya.


3. Rica ISI Bu Sartini (Ricis)

Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Ricis Bu Sartini

Rica legendaris Bu Sartini atau orang biasa menyebutnya Rica ISI sudah ada sejak 25tahun lalu. Rica ISI Bu Sartini menyajikan kuliner pedas dengan rasa yang luar biasa. Selain menu rica ayam, ada juga menu sayuran dan gorengan yang disuguhkan dengan harga murah meriah. Untuk satu porsi nasi dengan rica ayam dibandrol harga Rp 8.000,- 

Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Nasi Ayam Ricis

Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Aneka Lauk Ricis

Buka setiap hari Senin sampai hari Sabtu mulai jam 08.00wib hingga habis. Lokasinya berada di sebelah barat Kampus Institut Seni Indonesia Surakarta (ISI). Lebih tepatnya di Kentingan Barat RT 3 RW 10, Jebres - Surakarta. Tempat Ricis Bu Sartini ini berada di rumah biasa bukan warung seperti keumuman. Ricis ini sudah populer dikalangan mahasiswa ISI dan UNS, dua kampus yang memang bersebelahan. Semakin hari banyak orang yang bertandang ke sana untuk menikmati Ricis Bu Sartini. Kalau emak tau Ricis ini setelah emak nonton YouTube Nex Carlos (food youtuber). 

Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Rica Ayam Ricis

Sesuai dengan namanya rica yang identik dengan rasa pedas maka Ricis ini terkenal dengan cita rasa pedas, bumbunya juga merasuk terasa sekali rempahnya. Dengan kuah yang bergelimang cabai dan aroma yang menusuk membuat emak kepingin nambah lagi.


4. Nasi Liwet Mbak Yanti

Untuk kuliner malam emak icip-icip Nasi Liwet Mbak Yanti yang berada disebelah utara jl. Slamet Riyadi Solo persisnya lebih kurang 100meter sebelah timur pintu keluar stasiun Purwosari. Meskipun Nasi Liwet Mbak Yanti ini berada di trotoar dan hanya memakai tenda (lesehan) tapi warung ini ramai sekali dengan pengunjung. Buka sore hari hingga jam 02.00 dini hari.

Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Nasi Liwet Mbak Yanti

Nasi liwet adalah nasi yang dimasak dengan santan kelapa maka nasinya terasa gurih dan disajikan dengan daun pisang yang di pincuk. Harga seporsi nasi liwet lengkap dengan lauknya di banderol Rp. 20.000,-. Nasi liwet dengan isian lauk  sayur labu siam, suwiran daging ayam, telur dan areh (bubur dari kelapa) menjadi solusi ketika lapar melanda di malam hari.


5. Gudeg Relasi

Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Gudeg Relasi (dok. Ig @kulinerdisolo)

Kuliner malam emak berikutnya icip-icip Gudeg Relasi, yang mulai berjualan pada tahun 1992 di depan Toko Relasi Jaya di jl. Makamhaji, Kartasura - Kabupaten Sukoharjo. Buka setelah toko tutup pada pukul 21.00 sampai 00.00wib. Ketika tiba di sana, emak di haruskan mengambil no antrian yang di sediakan dan menunggu sang penjual memanggil no yang emak punya.

Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Gudeg Relasi Ayam Rendang 
Kuliner Solo yang Wajib di Coba
Gudeg Relasi Ayam Kecap

Rasa gudeg ini lebih gurih berbeda dengan gudeg lainnya yang lebih manis. Nasi lengkap dengan lauk berupa gudeg nangka, daun singkong dan suwiran ayam di guyur dengan kuah sambal krecek dan kuah opor ini di banderol Rp 7.000,- saja. Disini juga tersedia toping yang menambah selera seperti ayam kecap , ayam rendang, telur dadar dan masih banyak lagi sebagai lauk pendamping. Gudeg Relasi ini cocok sekali dengan selera emak, pokoknya ga ada obatnya deh.

Jadi itu beberapa kuliner yang emak icip-icip di Kota Solo. Pokoknya soal rasa ga ada obatnya, yang menurut emak recommend. Nah kalian yang berkunjung ke Kota Solo, wajib di coba ya 😉.


- Leha Barqa -

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah


City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

Jalan-jalan ke Kota Semarang emang keren banget. Kota yang terletak di pesisir utara Pulau Jawa ini memiliki segudang sejarah yang asyik untuk di explore, seperti Lawang Sewu, Kota Lama, Klenteng Sam Poo Kong, Simpang Lima dan masih banyak lagi.  Untuk mengunjungi Kota Semarang, bisa saja di lakukan dengan waktu yang sangat singkat (1 hari penuh). Tapi emak tidak rela kalau harus terburu-buru, namanya juga refreshing jadi ya harus dinikmati banget.
Ini perjalanan emak awal tahun 2019, tepatnya bulan Januari. Perjalanan ini sebagai reward untuk emak sendiri yang lahir di bulan Januari, yeayyy.  Meskipun hujan sangat deras emak tetap semangat 45 menuju stasiun Pasar Senen. Kereta api yang emak tumpangi berangkat pada pukul 23.00wib, perjalanan ini memakan waktu lebih kurang 7jam. Meskipun emak menggunakan kereta api kelas ekonomi tapi nyaman banget loh. Setiap gerbong di fasilitasi dengan AC, gerbong dan toilet juga bersih dan yang terpenting ada colokan stopkontak jadi gawai emak tetep on selalu 😁.

Sekitar pukul 06.30wib emak sudah tiba di stasiun Poncol - Semarang. Karena perut sudah memberikan kode krucuk-krucuk alias lapar, emak bersama keluarga langsung mencari warung makan di sekitaran stasiun. Soto ayam Pak Din di jalan Tanjung menjadi pilihan sarapan keluarga emak, tunggu review di coretan emak berikutnya ya.

Melanjutkan perjalanan menuju ke hotel tanpa harus menunggu lama gocar yang emak pesan sudah siap mengantarkan kami. Setibanya di hotel, emak langsung check in dengan proses yang cepat sekali karena sebelumnya emak sudah booking hotel melalui aplikasi. POP Hotel Pemuda Semarang berlokasi di daerah Sekayu, Semarang Tengah. Emak memilih hotel ini karena lokasinya yang strategis, dekat dengan Lawang Sewu dan DP Mall.
Setelah meletakkan tas ransel dan membersihkan diri kami pun mulai explore Kota Semarang. Destinasi pertama emak yaitu Lawang Sewu, cukup 5menit dengan berjalan kaki kami sampai di Lawang Sewu.


Lawang Sewu

Lawang Sewu merupakan salah satu ikon paling terkenal Kota Semarang. Bangunan kuno berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) yang sekarang menjadi PT Kereta Api Indonesia. Sesuai namanya Lawang Sewu konon katanya memiliki seribu pintu di dalamnya. Meskipun kenyataannya jumlah pintunya tidak mencapai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela yang didesain tinggi dan lebar sebagai ciri khas Negara Kincir Angin, sehingga sering dianggap sebagai pintu (lawang). 

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

Selain berkeliling melihat pintu dan jendela, wawasan emak juga  bertambah. Di sini emak dapat menyaksikan video yang menceritakan sejarah pembuatan kereta api. Berbagai macam gerbong dan lokomotif juga turut mewarnai keindahan Lawang Sewu ini. Di lantai dua terdapat kaca mozaik yang menghiasi menara Lawang Sewu. Kaca ini mengisahkan Lawang Sewu yang menjadi kantor perkereta-apian terbesar di Indonesia pada masa itu.

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

Objek wisata bersejarah ini buka setiap hari, mulai pukul 07.00wib hingga pukul 21.00wib. Harga tiket masuk ke Lawang Sewu ini Rp 5.000,- untuk pelajar dan anak-anak Rp 10.000,- untuk dewasa. Sedangkan untuk pengunjung yang ingin masuk ruangan bawah tanah harus merogoh kocek sebesar Rp 30.000,-. Di sini juga ada jasa guide yang akan mengantar pengunjung untuk berkeliling dan memberi informasi tentang sejarah Lawang Sewu, umumnya pengunjung memberi uang tips Rp 30.000,- tapi tergantung kalian sih mo kasih berapa yang terpenting kalian ikhlas ya. 

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

Yuhuuu, ternyata Lawang Sewu lokasinya berada di depan bundaran Tugu Muda jadi emak bisa sekalian narsis deh. Setelah puas berkeliling menelusuri Lawang Sewu, emak kembali ke hotel untuk beristirahat agar nanti malam emak bisa kongkow di Simpang Lima. Tapi sayangnya, sore sampai malam hari Kota Semarang di guyur hujan. Hmmm malam ini emak gagal ke Simpang Lima, karena hotel POP dekat dengan DP Mall yo weslah emak ngemoll saja. 


Kota Lama Semarang

Pagi ini emak dan keluarga sudah siap explore Kota Lama. Dengan di antar gocar menuju ke Kota Lama, emak menikmati lalu lintas yang masih sepi di Kota Semarang. Kawasan Kota Lama ini dekat dengan stasiun Tawang - Semarang. Ketika kami tiba suasana Kota Lama masih lengang, mungkin dikarenakan masih pagi jadi kami bisa leluasa berfoto di kawasan Kota Lama ini.

Di kawasan Kota Lama ini terdapat deretan bangunan tua peninggalan jaman penjajahan Belanda, seperti ;
  • Gedung Marba letaknya tepat di depan Taman Srigunting dengan arsitekturnya yang sangat unik.
  • Taman Srigunting merupakan meeting point di Kota Lama. Ada banyak properti semacam sepeda, vespa dan masih banyak lagi tersedia di Taman Srigunting ini.
  • Gereja Blenduk merupakan icon Kota Semarang. Gereja ini mempunyai atap yang sangat unik Blenduk yang berarti menggelembung.
  • Pasar Sentiling adalah pasar yang menjual barang-barang jadul, lokasinya dekat dengan Taman Srigunting.
  • Gedung Mandiri Gelatik, salah satu gedung cagar budaya yang berubah fungsi menjadi kantor Bank Mandiri.
  • Lorong di sebelah Keris Cafe, ini tempat paling instagramable di kawasan Kota Lama ini. Dan masih banyak tempat lain yang tetap mempertahankan  arsitektur kolonialnya.  
City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah


City Tour Semarang yang Penuh Sejarah
Lorong samping Keris Cafe
(dok. FB Jaran Alas)
City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

Baiknya waktu yang tepat untuk mengunjungi Kota Lama ini adalah sore hari, suasana unik khas Semarang kuno jauh lebih terlihat. Tapi karena emak ke Kota Semarang pada musim hujan, sudah dapat dipastikan jika menjelang sore hari akan turun hujan. Jadilah emak pagi-pagi sudah on the way ke Kota Lama.

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

Sebelum emak lanjut ke destinasi berikutnya, emak icip-icip nasi goreng babat Pak Karmin. Lokasi nasi goreng babat ini dekat Jembatan Mberok Kota Lama Semarang. Rasa nasi goreng babat Pak Karmin ini maknyus tapi emak masih kepingin icip-icip lumpia nih. Biar timbangan emak kekanannya tidak terlalu banyak alias over, kami berjalan kaki menuju Lumpia Gang Lombok. Dengan menelusuri pinggiran kali mberok, kami menemukan Klenteng Tay Kak Air yang merupakan klenteng tertua di Kota Semarang. Lokasi klenteng ini berseberangan dengan warung Loenpia Gang Lombok. Julukan Semarang "Kota Lumpia" ternyata berasal dari warung kecil di Gang Lombok ini loh. Setelah puas icip-icip lumpia yang legend ini, kami lanjut ke Klenteng Sam Poo Kong.


Klenteng Sam Poo Kong

Klenteng Sam Poo Kong merupakan bangunan kuil bersejarah di Semarang. Dahulu sebelum dibangun klenteng, tempat ini merupakan persinggahan Laksamana Cheng Ho (seorang pelaut dan penjelajah asal Tiongkok yang beragama Islam). Didalam klenteng ini juga terdapat patung Laksamana Cheng Ho setinggi 10meter yang merupakan patung tertinggi se-Asia Tenggara. Saat ini Klenteng Sam Poo Kong merupakan tempat ibadah warga Tionghoa serta menjadi tempat wisata yang bisa di kunjungi oleh siapa saja.

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

Harga tiket masuk Klenteng Sam Poo Kong ;

Weekday :

Masuk area wisata

Dewasa : Rp 7.000,-
Anak-anak : Rp 5.000,-
Turis asing : Rp 10.000,-
Turis asing anak-anak : Rp 7.000,-

Masuk area sembahyang

Dewasa : Rp 27.000,- 
Anak-anak : Rp 15.000,- 
Turis asing : Rp 40.000,-
Turis asing anak-anak : Rp 25.000,- 

Weekend :

Masuk area wisata

Dewasa : Rp 10.000,-
Anak-anak : Rp 8.000,-
Turis asing : Rp 15.000,-
Turis asing anak-anak : Rp 8.000,-

Masuk area sembahyang

Dewasa : Rp 28.000,- 
Anak-anak : Rp 15.000,- 
Turis asing : Rp 45.000,-
Turis asing anak-anak : Rp 28.000,- 

Pengunjung yang datang untuk berdoa (sembahyang), uang tiket masuk akan dikembalikan sesuai S&K yang berlaku. Klenteng Sam Poo Kong ini buka mulai pukul 08.00 hingga 21.00wib. ohhh ya dengan merogoh kocek Rp 100.000,- kalian juga bisa loh menyewa pakaian khas China.

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

City Tour Semarang yang Penuh Sejarah

Setelah puas berkeliling Klenteng Sam Poo Kong, emak akan melanjutkan ke destinasi berikutnya Vihara Buddhagaya Watugong. Tapi hujan mulai turun, kami langsung menepi ke klenteng untuk berteduh. Perut sudah memberi sinyal krucuk-krucuk alias lapar. Setelah menunggu lama hujan pun mulai reda meninggalkan gerimis saja. Kami langsung meluncur ke warung makan yang dekat dengan klenteng. Nasi gudeg koyor Bu Yanti menjadi obat kami di kala lapar, alhamdulilah rasanya cucok sekali dengan selera emak. Planning emak untuk menuju ke Vihara Buddhagaya  Watugong gagal karena jarak tempuh lumayan jauh dan hari sudah petang.  Maka emak kembali ke hotel, dengan harapan nanti malam cerah agar emak bisa kongkow di Simpang Lima.

Ternyata hujan kembali turun seakan belum merestui emak untuk main ke Simpang Lima. Padahal ini malam terakhir di Kota Semarang, esok pagi emak akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan akomodasi kereta api. Tetapi terbayar sudah rasa keingintahuan emak tentang Kota Semarang yang melegenda ini. Sampai jumpa di coretan emak berikutnya karena perjalanan hidup yang indah adalah ketika kita mampu berbagi, bukan menikmatinya sendiri.

Salam My Trip My Adventure 👌😉

- Leha Barqa -

Jalan - Jalan ke Kota Malang

Haiii jumpa lagi dengan emak 😍
Masih dengan cerita tentang perjalanan emak. Trip emak kali ini mengunjungi kota yang terkenal dengan sebutan Kota Apel. Dimanakah itu???.... Yupz Kota Malang, Kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya. Emak berada di Kota Malang selama 4 hari 3 malam. 

Sekitar pukul 17.40wib kereta api yang emak tumpangi mulai berjalan perlahan meninggalkan stasiun Gambir - Jakarta. Perjalanan emak ini memakan waktu lebih kurang 15jam (lama beud ya), tapi emak sih nikmati saja perjalanan ini. Sampai akhirnya emak tiba di stasiun Malang keesokan harinya, sekitar pukul 09.00wib.
Begitu keluar dari stasiun Malang emak merasakan udara yang sangat sejuk. Ohhh ternyata di seberang stasiun emak lihat sebuah taman, yaitu Taman Cerdas Trunojoyo. Dengan menyebrang jalan saja emak langsung tiba di taman. Suasananya yang teduh dikarenakan banyaknya pohon besar di taman ini.


Taman Cerdas Trunojoyo

Taman ini terbagi menjadi dua bagian, bagian utara dan selatan yang keduanya dipisahkan oleh jalan raya. Taman bagian selatan memiliki taman bermain yang dapat di gunakan secara gratis. Di sini juga ada warung makan dan jajanan, emak mampir ke salah satu warung untuk sarapan nasi pecel. Sedangkan di bagian utara terdapat patung singa simbol kebanggaan arema (arek malang), air mancur dan perpustakaan.

Jalan - Jalan ke Kota Malang
Patung Singa (dokpri)


Monumen Tugu Malang (Alun-alun Bundar)  

Dengan berjalan kaki emak menuju ke Alun - alun Bundar yang berjarak sekitar 250m dari stasiun Malang. Alun - alun Bundar ini unik sekali karena berbentuk lingkaran dan terdapat tugu di dalam kolam teratai serta ada air mancurnya. Alun - alun bundar ini menjadi salah satu landmark Kota Malang. Emak pun ikutan foto narsis di sana 😆.


Jalan - Jalan ke Kota Malang
Monumen Tugu Malang (dokpri)
Jalan - Jalan ke Kota Malang
Alun-alun Bunder (dokpri)

Tamannya sangat terawat, bersih dan tertata apik. Sehingga emak bisa bersantai menikmati asri dan indahnya Kota Malang. Ohhh ya, sebaiknya datang di waktu pagi atau sore hari agar terhindar dari teriknya matahari. Di seberang Monumen Tugu Malang ini emak melihat bangunan kuno Balaikota Malang. Bangunan bersejarah yang sampai sekarang masih digunakan sebagai jantung pemerintahan Kota Malang.

Jalan - Jalan ke Kota Malang
Balaikota Malang (dokpri)

Nah dari belakang gedung Balaikota Malang ini kita bisa naik Bus Macito (Malang city tour) dengan gratis. Bus Macito ini akan membawa kita berkeliling Kota Malang. Rute bus macito melewati jalanan protokol Kota Malang (Balaikota Malang), Alun-alun Merdeka, Jalan Kawi, Jalan Ijen putar balik di Simpang Balapan dan kembali lagi ke Balaikota. Bus macito beroperasi sehari hanya 2kali yaitu jam 8 pagi dan 2 siang. Karena sudah terlewat jam nya, emak tidak naik bus macito. Jadi emak tanya - tanya info saja sama petugas di sana😁.



Jalan - Jalan ke Kota Malang
Bis Macito (dokpri)


Alun-alun Kota Malang (Merdeka Malang)

Untuk menuju ke alun-alun merdeka ini emak berjalan kaki sekitar 700m dari Balaikota Malang (emak kuat ya). Lokasinya sangat strategis, dimana terdapat berbagai pusat perbelanjaan seperti Pasar Besar, Malang Plaza dan lain - lain. Tak heran kalau tempat ini menjadi tempat favorit berkumpulnya arek malang.

Jalan - Jalan ke Kota Malang
Alun-alun Merdeka Malang (dokpri)

Yuhuuu emak betah di sini, tempatnya adem banget. Duduk - duduk di taman ini sambil menikmati taman hijau, udara yang sejuk, burung-burung merpati bebas di alam, air mancur, playground dan yang terpenting bebas dari polusi dan asap rokok. Alun-alun Merdeka Malang ini ternyata berada  tepat di depan Masjid Agung Jami' Malang, yang merupakan salah satu ikon Kota Malang.

Jalan - Jalan ke Kota Malang
Alun-alun Merdeka Malang (dokpri)
Jalan - Jalan ke Kota Malang
Alun-alun Merdeka Malang (dokpri)

Jalan - Jalan ke Kota Malang
Alun-alun Merdeka Malang (dokpri)
Jalan - Jalan ke Kota Malang
Depan Masjid Agung Jami'
Kota Malang (dokpri)

Setelah puas berada di alun -alun Merdeka Malang, emak menuju ke penginapan yang berada di jalan Pasar Besar Square sekitar 850m dari alun-alun Merdeka Malang. Sesampainya di Guest House Lily, emak membersihkan badan dan beristirahat. Untuk persiapan perjalanan emak ke Gunung Bromo nanti malam. Sekitar pukul 00.00wib emak dan suami di jemput Jeep dan siap menuju ke Gunung Bromo.

Baca juga :  Menikmati Sunrise Bromo

Pukul 13.00wib emak sudah tiba kembali di penginapan. Capeknya badan emak ketika kembali dari Gunung Bromo, tapi emak seneng banget sudah bisa melihat keindahan alam Bromo. Setelah membersihkan badan emak langsung tidur dan terbangun ketika lapar hahaha. Urusan perut sudah terpenuhi, emak mencari-cari info penyewaan kendaraan roda dua untuk perjalanan emak esok hari menuju Kota Batu.

Yeaayyy akhirnya emak dapat menyewa motor dengan biaya sewa Rp 80.000,- untuk 24jam dan di antar ke penginapan. Dengan menggunakan motor, emak berkeliling Kota Malang dan hunting kuliner malam. Untuk kuliner malam  banyak pilihan disini, namun emak memilih Sego Ceker Glitung dan Wedang Ronde Titoni. Malam semakin larut, hawa dingin makin menusuk tulang. Emak kembali ke penginapan dengan perut kenyang lalu beristirahat.

Keesokan harinya emak bersiap-siap untuk melakukan perjalanan menuju ke Kota Batu - Kabupaten Malang, tak lupa emak sarapan nasi rawon khas Jawa Timur sebelum berangkat.
Perjalanan menuju Kota Batu memakan waktu sekitar 33menit dengan jarak tempuh sekitar 18,5km dengan mengendarai sepeda motor. Tapi karena emak kepingin ngalam (baca ; menikmati alam) maka Coban Rondo menjadi destinasi utama emak. Untuk menuju Coban Rondo waktu yang di tempuh sekitar 58menit dengan jarak sekitar 29,2km.


Coban Rondo 

Jalan - Jalan ke Kota Malang
Coban Rondo (dokpri)

Coban Rondo berasal dari Bahasa Jawa, jika di artikan ke dalam Bahasa Indonesia agak risih sebenarnya "Air Terjun Janda". Coban  Rondo berada di kawasan pegunungan, tentunya udara di sini sangat sejuk. Karena banyak hutan pinus yang emak temui di sepanjang perjalanan. Akses menuju Coban Rondo terbilang sangat mudah.


Jalan - Jalan ke Kota Malang
Gapura Coban Rondo (dokpri)

Untuk harga tiket masuk Rp 20.000,- /orang. Namun itu hanya tiket masuk ke air terjun saja. Jika ingin menikmati fasilitas lainnya, ada harga tersendiri yang harus dibayarkan. Karena di kawasan Coban Rondo juga ada beberapa fasilitas seperti outbond, camping ground, kafe dan taman labirin. Dan untuk parkir kendaraan roda dua Rp 4.000,- parkir kendaraan roda empat Rp 10.000,-

Jalan - Jalan ke Kota Malang
Coban Rondo (dokpri)

Air terjun ini berasal dari mata air Cemoro Mudo yang berada di lereng Gunung Kawi. Coban Rondo memang sangat indah dengan debit air yang deras saat musim hujan maupun musim kemarau. Derasnya debit air membuat angin begitu kencang bila mendekat ke air terjun sangat sejuk, teduh dan bikin hati emak terenyuh hehehehe.

Jalan - Jalan ke Kota Malang
Coban Rondo (dokpri)


ArgoWisata Petik Apel

Destinasi emak berikutnya ArgoWisata Petik Apel. Di Kota Batu banyak sekali ArgoWisata yang bisa menjadi pilihan, mulai dari lokasi, fasilitas dan harga. Emak segera menuju ke pool - pool ArgoWisata yang mirip terminal ini, di sini adalah tempat pembelian tiket ArgoWisata.
Pilihan emak jatuh pada ArgoWisata petik apel yang dimiliki oleh rakyat setempat. Harga tiket di ArgoWisata rakyat ini Rp 25.000,-/ orang, emak bisa makan sepuasnya apel yang di petik langsung dari kebun. Jika apel yang di petik ingin di bawa pulang maka emak harus merogoh kocek Rp 12.000,- /kg. Disini emak tidak bisa nawar ya, karena harga sudah pas 😁. Dan pilihan emak ini harga yang termurah di banding Kusuma ArgoWisata dan Selecta.

Tiket sudah di tangan, emak pun di antar oleh pengelola ArgoWisata rakyat menuju ke kebun apel. Tiba di kebun apel pengelola memberi arahan, bahwa hanya boleh memetik apel di area yang sudah di tentukan dan jenis apel di dalam satu lahan yang boleh di makan. Ada beberapa jenis apel di kebun ini seperti apel manalagi, rome beauty, apel anna dan apel wanglin.

Baca juga : Curug Ciherang

Jalan - Jalan ke Kota Malang
Apel rome beauty (dokpri)
Jalan - Jalan ke Kota Malang
Kebun apel ArgoWisata rakyat
(dokpri)
Jalan - Jalan ke Kota Malang
Apel rome beauty (dokpri)

Emak hanya memakan apel rome beauty yang rasanya asam manis, warnanya merah dan hijau, bentuknya bulat dan renyah saat digigit. ArgoWisata rakyat ini hanya menyediakan kebun apel dengan penataan yang seadanya dan suasana pedesaan. Berbeda dengan Kusuma ArgoWisata dan Selecta yang sudah mempunyai nama besar dan modern. Ada uang ada rupa ye kan...

Hari sudah petang, emak segera kembali ke Kota Malang. Sesampainya di Malang perut emak sudah tak bisa di ajak kompromi lagi. Langsung saja emak menuju ke Bakso President, bakso president ini menyajikan bakso umumnya bakso malang. Yang membedakan hanya lokasi bakso president berada di pinggiran rell kereta api. Jadi emak menikmati bakso malang dengan pemandangan kereta api yang kadang lewat di jalur ini, unik kan 😁

Jalan - Jalan ke Kota Malang
Depan Bakso President (dokpri)

Urusan perut sudah terobati lalu emak kembali ke penginapan. Malam ini malam terakhir emak berada di Kota Malang. Karena besok siang, emak dan suami harus kembali ke Jakarta dengan menggunakan moda transportasi kereta api.

Sebelum packing, emak memberi kabar kepada empunya motor untuk mengambil motornya. Sebenarnya emak ingin berlama-lama di kota yang indah nan sejuk ini. Tapi apalah daya dengan keterbatasan waktu emak harus kembali ke rutinitas sehari-hari.

Sampai jumpa di perjalanan emak berikutnya ya. Karena setiap perjalanan itu akan memiliki kenangannya tersendiri.

My Trip My Adventure 👌😉

- Leha Barqa - 

POS Mobile Solusi Baru, Bayar tanpa Antri

POS Mobile Solusi Baru, Bayar tanpa Antri
Staf Gramedia dgn CashlezOne (dokpri)

Sebel dong pastinya, jika waktu mepet tapi harus antri di kasir. Kalian pernah ngalamin kan? Untungnya sekarang hal itu sudah tidak terjadi lagi. Cashlez memberi solusi memudahkan bertransaksi tanpa antri.

Selasa, 19 November 2019
Aku menghadiri launching POS Mobile (mobile point of sales) di Gramedia Matraman - Jakarta. Gramedia mengandeng Cashlez yang merupakan perusahaan fintech aggregator pembayaran mengenalkan layanan POS Mobile. Kolaborasi di resmikan secara langsung oleh Teddy Tee selaku CEO Cashlez dan Herman Kristanto Masman selaku Finance Director PT Gramedia Asri Media.

POS Mobile Solusi Baru, Bayar tanpa Antri
Peresmian kolaborasi Gramedia dgn Cashlez
& Launching POS Mobile oleh
 Teddy Tee dan Herman Kristanto Masman
(dok. Dian Ravi)

Melalui kolaborasi ini, pelanggan Gramedia akan di manjakan dengan kemudahan transaksi langsung secara cepat dan aman  melalui POS Mobile. POS Mobile merupakan layanan terbaru dari Gramedia dengan POS Mobile pelanggan tidak perlu lagi mencari tempat kasir, mengantri dan menunggu lama untuk melakukan pembayaran. Karena setiap staf Gramedia akan di lengkapi dengan CashlezOne yang di gunakan untuk pembayaran langsung di tempat.

POS Mobile Solusi Baru, Bayar tanpa Antri
POS Mobile (dokpri)


Teddy Tee selaku CEO Cashlez mengungkapkan, "Suatu kebanggaan bagi kami dapat di percaya untuk menjadi mitra strategis oleh Gramedia. Diharapkan solusi hadirnya Cashlez di store Gramedia ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembayaran. Sehingga baik pihak Gramedia maupun pelanggan akan merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi."

Saat ini layanan POS Mobile telah tersedia di 27 stores Gramedia yang selanjutnya secara bertahap di gunakan di 119 stores Gramedia seluruh Indonesia. Pembayaran yang diterima di POS Mobile diantaranya kartu debit, kartu kredit dan LinkAja namun akan menerima pembayaran lainnya seperti OVO, Gopay dan Kredivo.

POS Mobile Solusi Baru, Bayar tanpa Antri
Pembayaran yang di terima
POS Mobile (dokpri)

Selaku Finance Director PT Gramedia Asri Media, Herman Kristanto Masman mengatakan, "Bahwa banyak partner yang mengajukan penawaran kerjasama selain Cashlez, namun kami menilai belum ada yang dapat menyamai Cashlez. Tentu saja kami berharap Cashlez tetap terus mengembangkan fitur-fitur yang ada dan lebih cepat dalam proses koneksi payment channel ke setiap cabang-cabang Gramedia seperti reward point dan installment. Kami berharap Cashlez dapat memberikan support yang maksimal untuk Gramedia."

Herman memastikan di setiap lantai akan ada staf Gramedia yang standby dengan POS Mobile. Minimal satu lantai satu pegawai, namun semua tergantung dengan luasnya toko dan tingkat keramaiannya pengunjung.

POS Mobile Solusi Baru, Bayar tanpa Antri
Transaksi Menggunakan
Pos Mobile

Di akhir acara kami rekan rekan blogger mencoba melakukan transaksi pembayaran dengan menggunakan POS Mobile ini. Yeayyy transaksi dengan menggunakan POS Mobile ini berhasil dan hemat waktu.
Kalian juga harus mencoba ya 😉

Tentang Cashlez :

Berdiri sejak tahun 2015 dan telah mendapat izin resmi dari Bank Indonesia, Cashlez merupakan sebuah perusahaan payment aggregator yang menggabungkan sistem aplikasi kasir dan penerimaan pembayaran, termasuk didalamnya pembayaran dengan kartu dan pembayaran digital (QR kode dan online) dalam satu aplikasi. Sistem ini dapat memonitor semua transaksi penjualan bisnis merchant secara real time. Berkat inovasi ini, Cashlez menerima penghargaan Rekor Dunia dari MURI pada tahun 2019. Saat ini Cashlez telah merangkul lebih dari 6.000 pelaku usaha yang terdaftar dari berbagai segmen mulai dari industri ritel, fesyen, F&B hingga pariwisata serta telah melakukan ekspansi ke berbagai kota-kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya, Medan, Yogyakarta dan Makassar. Ke depannya Cashlez akan terus meningkatkan produk dan layanan serta memperluas jaringannya dalam mencapai visi Cashlez untuk menjadi "Ultimate Payment Company in the Region".

- Leha Barqa -

Malnutrisi Ancaman Bagi Lansia

Melihat bapak dalam kondisi sehat senang rasanya, sekarang bapak sudah memasuki usia 76tahun. Beliau masih sanggup mengayuh sepeda untuk berkeliling kampung bahkan sampai ke daerah Pemda Cibinong. Ohh ya bapakku tinggal di Kp. Kramat Cibinong, semoga bapak sehat selalu ya 🤗.

Namun sayangnya, tidak semua lansia kondisinya seperti bapakku. Banyak juga orangtua lansia yang memiliki masalah penurunan kesehatan. Penyebabnya bisa dari berbagai faktor, misalnya terkait dengan malnutrisi yang berakibat menurunnya fungsi fisik, kualitas hidup dan kesejahteraan jiwa.

Baca juga : Waspada Virus Corona

Saat ini lebih dari 23,4 juta lansia di Indonesia, bahkan Badan Pusat Statistik memprediksikan jumlah akan mencapai 48juta jiwa di tahun 2035. Ini semua dapat membawa dampak positif apabila mereka tetap dalam keadaan sehat, aktif dan produktif. Tapi sebaliknya orangtua lansia yang memiliki masalah penurunan kesehatan dapat mengakibatkan peningkatan biaya kesehatan serta menciptakan lingkungan yang tidak ramah terhadap lansia.

Malnutrisi Ancaman Bagi Lansia
Workshop
 "HIDUPKAN MIMPI YANG TERTUNDA"
(dok. Echi Mustika)

Menjelang Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 55 tahun 2019. Nestle Health Science (NHS) menyelenggarakan acara workshop bertemakan "HIDUPKAN MIMPI YANG TERTUNDA" bersama Nestle BOOST Optimum di Paloma Bistro - Jakarta, pada hari Senin (11/11).
Malnutrisi Ancaman Bagi Lansia
Narasumber 

Bersama Narasumber Bpk. Don Hasman - Fotografer legendaris Indonesia, Dr. dr. Purwita Wijaya Laksmi, Sp.PD-KGer selaku dokter spesialis geriatri,
Ibu Erfin Suraida - Business Executive Officer Nestle Health Science dan dr. Yulia Megawati selaku Marketing Manager Nestle Health Science (NHS).

Malnutrisi adalah ketidakseimbangan antara asupan gizi dengan kebutuhan energi tubuh untuk mendukung pertumbuhan, pemeliharaan, dan kerja fungsi spesifik tubuh yang sehat.
Malnutrisi pada lansia dapat meningkatkan risiko terjadi infeksi, penurunan kekebalan tubuh, menurunkan kemampuan tubuh untuk penyembuhan luka, sarkopenia dan frailty syndrome.

"Di Indonesia masih banyak lansia yang mengalami ketidakcukupan gizi (malnutrisi), padahal asupan gizi yang seimbang sangat penting untuk membantu para lansia agar tetap sehat. Seiring bertambahnya usia terjadi penurunan fungsi tubuh dan perubahan metabolisme yang dapat membuat para lansia lebih rentan terhadap penyakit dan kehilangan massa otot," jelas Dokter Spesialis Geriatri, Purwita Wijaya Laksmi.

Malnutrisi Ancaman Bagi Lansia
Dokter Spesialis Geriatri, Purwita Wijaya Laksmi

"Malnutrisi pada lansia dapat mengakibatkan penurunan berat badan, kelelahan dan tidak berenergi, kehilangan massa dan kekuatan otot, daya ingat yang melemah, kerentaan, mudah sakit dan perlu waktu lama untuk sembuh. Kondisi ini dapat mengganggu para lansia dalam menjalani aktivitas hariannya," lanjutnya. 

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan malnutrisi pada lansia, diantaranya 
  • Faktor Fisik : Kesehatan gigi yang buruk, hilang nafsu makan, kesulitan menelan
  • Faktor Sosial : Hidup sendiri, berkuranganya mobilitas, isolasi sosial
  • Faktor Medis : Infeksi, riwayat penyakit, depresi, dimensia
Jadi selain gizi seimbang, keluarga juga memiliki peran penting untuk menjaga keseimbangan kondisi fisik, mental dan sosial orangtua lansia.

Baca juga : Waspada HIPERTENSI

Gejala malnutrisi pada lansia 
  • Hilangnya massa otot (sarkopenia)
  • Berkurangnya lemak dibawah kulit
  • Penurunan berat badan (5% berat awal tubuh)
  • Tulang yang terlihat menonjol
  • Bibir pecah-pecah dan cekung dibawah mata
  • Rambut kusam dan mudah rontok
  • Memar di kulit, kulit kering dan bersisik, ada penumpukan cairan dibawah kulit

Menurut Dr.Purwita,  orangtua lansia penting untuk memenuhi setiap asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh.

Berikut asupan gizi yang sebaiknya dipenuhi agar orangtua kita tetap terus aktif dan bugar meski sudah memasuki usia lanjut saat di rumah 
  • Lansia membutuhkan asupan gizi makro (karbohidrat, lemak dan protein) dan gizi mikro (vitamin dan mineral) yang seimbang. Mereka membutuhkan asupan protein yang memadai untuk membantu mengurangi hilangnya massa otot dan meningkatkan mobilitas
  • Prebiotik dan atau probiotik juga dibutuhkan untuk membantu memulihkan keseimbangan bakteri baik di dalam usus
  • Lansia juga perlu memenuhi asupan serat agar terhindar dari masalah pencernaan seperti sembelit
Malnutrisi Ancaman Bagi Lansia
dr. Yulia Megawati
(Marketing Manager NHS)

Sementara itu, dr. Yulia Megawati mengatakan, "Berkomitmen dalam mengembangkan terapi gizi sebagai solusi bagi perawatan kesehatan di Indonesia. NHS menghadirkan Nestle BOOST Optimum, produk yang diformulasikan secara khusus. Mengandung 50% protein whey dan perbandingan komposisi whey dan kasein nya sebesar 50 : 50. Nestle BOOST Optimum (dulu Nutren Optimum) bermanfaat membantu memenuhi kecukupan gizi untuk mendukung aktivitas harian para lansia. Nestle BOOST Optimum juga diperkaya dengan Vitamin D, E, B6 dan B12 serta probiotik (Lactobacillus paracasei) dan prebiotik (serat pangan yaitu inulin dan fructo-oligosaccharides). Probiotik dan prebiotik ini berguna untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan."

Selain faktor medis seperti riwayat penyakit dan faktor fisik seperti kesehatan gigi yang buruk, faktor sosial seperti rasa kesepian atau depresi juga bisa menjadi penyebab terjadinya malnutrisi pada lansia. Karenanya keluarga memiliki peran penting untuk membantu menjaga keseimbangan kondisi mental, fisik dan sosial para lansia. 
Keluarga perlu memberi dorongan dan semangat untuk terus melaksanakan aktivitas baru atau hobi orangtua meski sudah memasuki usia senja.

Don Hasman Fotografer Legendaris Indonesia

Di usianya yang ke 79tahun beliau terlihat sehat, semangat dan masih aktif melakukan aktivitasnya. Pada usia 76tahun bapak Don Hasman mampu melakukan perjalanan sejauh 1.000 km dengan berjalan kaki.

Malnutrisi Ancaman Bagi Lansia
Don Hasman (dok. mbak diah woro)

"Jika tubuh sehat, usia bukanlah halangan untuk bisa meraih mimpi. Saya merasa sangat beruntung memiliki keluarga yang terus menyemangati saya untuk menjalani gaya hidup sehat, sehingga saya dapat tetap aktif hingga kini," jelas Don Hasman.

"Tidak sedikit lansia yang memilih untuk mengesampingkan mimpi mereka karena ingin memastikan anak-anaknya dapat menikmati kehidupan terbaik. Karenanya di perayaan Hari Kesehatan Nasional ini, Nestle BOOST Optimum ingin mengajak masyarakat untuk turut meningkatkan kualitas hidup para lansia agar mereka lebih termotivasi dalam meraih mimpi-mimpi mereka yang tertunda," tutup dr. Yulia Megawati.

Malnutrisi Ancaman Bagi Lansia
Nestle BOOST Optimum

Dari sekarang jagalah konsumsi makanan dan minuman. Pastikan gizi para orangtua lansia bisa terpenuhi agar kesehatan tubuh bisa terus terjaga.

- Leha Barqa -

Memulai Perjalanan Hidup Lebih Sehat Bersama Primecare Clinic Panglima Polim

Belakangan ini aku mulai lebih peduli dengan kesehatan. Bukan semata-mata karena ingin memiliki berat badan ideal, tapi karena aku ingin tub...